Author : Intan Immanuela
Release : 2009
Judul : Adopsi Penuh dan
Harmonisasi Standar Akuntansi International
Metode
Metode yang
digunakan adalah analisis deskriptif, yaitu memaparkan serta menkaji dampak
penerapan dengan cara adopsi penuh IFRS terhadap PSAK oleh kalangan bisnis di
Indonesia.
Result
Terdapat
beberapa kritikan dari berbagai dunia mengenai penerapan IFRS, diantaranya
adalah :
- Berkaitan dengan fleksibilitas standar akuntansi Internasional,
- Dianggap sebagai taktik dari KAP besar untuk melakukan ekspansi pasar,
- Memungkinkan terjadinya kelebihan standar akuntansi.
Meskipun banyak
kritik, banyak pula dukungan terhadap standar Akuntansi Internasional ini. Hal
ini dikarenakan beberapa organisasi peminjam Internasional mendorong
digunakannya standar akuntansi yang diterima secara internasional dan badan-badan
pengawas pasar modal internasional semakin menuntut penggunaan penerapan
standar ini. Sementara itu, banyak pihak-pihak yang diuntungkan dengan adanya
harmonisasi standar akuntansi internasional, antara lain perusahaan
multinasional, kantor akuntansi internasional, organisasi perdagangan, serta
IOSCO (International Organization of
Securities Commissions).
Conclusion
Standar
pelaporan IFRS mendapat berbagai penolakan dari berbagai latar belakang.
Meskipun mendapat berbagai penolakan, standar pelaporan ini juga mendapat
tekanan untuk mengadopsinya. Maka dari itu,
perlu ada yang menjembatani agar Standar Akuntansi Keuangan sejalan
dengan IFRS yaitu dengan melakukan harmonisasi bahkan konvergensi terhadap
IFRS. Adanya harmonisasi diharapkan informasi akuntansi memiliki kualitas utama
yaitu komparabilitas dan relevansi. Kualitas tersebut sangat diperlukan untuk
memudahkan perbandingan laporan keuangan antara Negara dan untuk pengambilan
keputusan.

0 komentar:
Posting Komentar